KENANGAN MUSIM PANAS
Disebuah musim panas
Seseorang telah datang padaku
Menggapai tanganku dan membawaku berlari
Berlari ke dalam dunia yang tak pernah kusapa
Dan aku melihat
Embun pagi di atas dedaunan yang menyegarkan
Ombak yang berkejar – kejaran berguarau bersama angin
Warna pelangi yang mengiringi bidadari turun ke bumi
Matahari senja diantara mega yang berlarian
Bersamanya…
Kurasakan warna beda dalam duniaku
Kunikmati…kunikmati…dan kunikmati
Hingga akhirnya musim panas berganti dengan musim gugur
Dan bersamanya seseorang telah pergi dariku
Duniaku…
Sunyi…sunyi…sunyi
Bagai ranting yang kehilangan daun
Bagai burung yang kehilangan sayap
Kuberjalan seorang diri
Melewati lorong yang tiada berujung
Hingga akhirnya kudapati
Seekor Merpati bertengger pada sebuah ranting kering
Dia menatapku seraya berkata
Dunia tak selamanya musim gugur
Dan seseorang telah menunggumu dimusim panas berikutnya
Ketika Merpati itu mengepakkan sayapnya dan terbang ke langit
Aku tersenyum dan berkata
Atas nama kasih sayang yang selamanya hidup abadi
Aku akan menjadi “Merpati yang terbang bebas ke udara”
TEKA TEKI CINTA
Ada sastrawan barat berkata
Cinta adalah sesuatu yang unik
Seperti Strawberry
Terkadang manis
Saat mutiara – mutiara kebahagiaan menyapanya
Terkadang masam
Ketika kerikil – kerikil tajam menghampirinya.
Sastrawan barat itu kembali berkata
Cinta adalah sesuatu yang ajaib
Terkadang Seperti batu karang
Yang tak pernah terkoyak oleh hebatnya demburan ombak
Terkadang seperti bunga sakura
Yang terus berguguran di satu musim.
Untuk terakhir kalinya sastrawan barat itu kembali berkata
Cinta adalah sebuah teka – teki
Siapapun tidak akan tahu
Kapan strawberry itu manis dan kapan strawberry itu masam
Dan tak seorangpun yang tahu
Akankah batu karang bertahan ?
Atau haruskah bunga sakura berguguran ?
WAKTU
Kadang aku merasa waktu banar – banar tidak adil
Dengan seenaknya saja dia mempertemukan kita
Dengan seseorang yang mungkin akan special di hati kita
Meski saat itu kita belum menyadari
Akan waktu yang mempertemukan kita dengannya
Dan seiring berjalannya waktu dengan mudahnya
Dia menumbuhkan benih – benih cinta
Diantara kita dengannya
Walau saat itu kita merasa
Waktu tarasa begitu indah saat kita bersamanya
Lalu secara perlahan dengan mudahnya pula
Waktu membawa langkah seorang itu pergi
Pergi hingga kita tak mampu memandangnya lagi
Dan saat itu kita merasa waktu begitu jahat
Memisahkan kita dengannya
Bahkan yang lebih menyebalkan
Ketika seseorang bertanya
Apakah kisah dan rasa ini telah berakhir??
Dengan serempak orang – orang berkata
Serahkan saja pada waktu
KENANGAN
Kenangan…
Bagian dari masa lalu yang sulit untuk dilupakan
Kenangan….
Bagian dari kehidupan yang telah dilewatkan
Kenangan….
Indah berharap untuk kembali
Buruk berdoa untuk dapat dilupakan
Kenangan….
Selalu hadir dikala sendiri menerawang kehampaan
Kenangan….
Kenapa harus ada kenangan
Karena dialah yang akan menuntun kita pada suatu kenyataan
Kenyataan betapa berharganya setiap detik bersamanya
KUSADARI…
Kusadari kau tak lagi sisiku
Kusadari duniaku tak seindah dulu
Kusadari sepi dalam hatiku
Kusadari aku telah kehilanganmu
Kusadari hampa hidup yang kujalani
Kusadari sebuah rasa merindukanmu
Kusadari semua telah berakhir
Tapi tak pernah kusadari
Sejauh inikah aku mencintaimu??
DIA
Dia…
Seseorang yang hadir untuk mengisi hari – hariku
Seseorang yang pergi untuk membuatku mengenang hari – hari itu
Dia…
Seseorang yang hadir untuk menemaniku tertawa dan bercanda
Seseorang yang pergi untuk mengubah semuanya menjadi sepi dan rindu akan hadirnya
Dia…
Seseorang yang hadir untuk menyambut keceriaan dan senyum bahagia
Seseorang yang pergi untuk menggantikannya dengan kesedihan dan tangis
Dia…
Seseorang yang hadir untuk mengenalkan apa itu cinta
Seseorang yang pergi untuk mengenalkan apa itu patah hati
Dia…
Yang melahirkan kisah ini
Dan mengakhirinya dengan kegilaan
For someone in my past
thanks because you have touched my life
thanks for the love that ever existed
thanks for the memories that once you give
I hope you always be happy ..